STUDI KELAYAKAN BISNIS SYARIAH PADA PT. ANEKA TAMBANG TBK

Authors

  • Rahmanisa Ayuningtyas Institut Asy-Syukriyyah
  • Wahyu Hidayat Institut Asy-Syukriyyah

DOI:

https://doi.org/10.36769/cendekia.v1i1.1154

Keywords:

Kelayakan Bisnis, Hilirisasi Nikel, ANTAM, Syariah, Investasi Strategis, Maqashid Syariah, Keberlanjutan Ekonomi

Abstract

Hilirisasi nikel menjadi strategi ekonomi nasional yang diusung pemerintah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam dan memperkuat daya saing industri berbasis energi terbarukan. PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), sebagai BUMN strategis di sektor pertambangan, memainkan peran kunci dalam realisasi kebijakan ini. Namun, efektivitas dan keberlanjutan proyek hilirisasi masih menimbulkan pertanyaan, terutama dalam konteks kelayakan bisnis dan kepatuhan terhadap prinsip ekonomi syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan proyek hilirisasi nikel oleh ANTAM dari aspek finansial, strategik, sosial-lingkungan, serta kesesuaian dengan prinsip maqashid syariah. Dengan menggunakan pendekatan mixed methods berbasis studi kasus evaluatif, penelitian ini menggabungkan analisis kuantitatif atas indikator investasi dan kinerja keuangan dengan analisis kualitatif terhadap dokumen korporat, kebijakan pemerintah, serta literatur akademik terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proyek hilirisasi ANTAM layak secara finansial dan kompetitif secara strategik, namun menghadapi tantangan pada dimensi keberlanjutan lingkungan dan keterlibatan masyarakat lokal. Dalam perspektif syariah, proyek menunjukkan potensi maslahat ekonomi tetapi masih memerlukan penguatan dalam aspek keadilan sosial dan tanggung jawab ekologis. Kontribusi utama penelitian ini adalah integrasi kerangka evaluasi kelayakan bisnis konvensional dengan prinsip etika Islam, yang dapat menjadi model alternatif dalam menilai proyek strategis BUMN di sektor ekstraktif secara lebih menyeluruh, berkelanjutan, dan sesuai nilai-nilai syariah.

References

Adawiyah, W. R. (2020). Maqashid shariah dalam praktik bisnis dan ekonomi Islam. Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 8(2), 123–135. https://journal.uii.ac.id/JEP/article/view/14690

Adelina, Y., Trilaksono, A., & Nurhayati, T. (2020). Do corporate and sharia compliance governance affect the risk of Indonesian Islamic banks? Journal of Islamic Monetary Economics and Finance, 6(1), 33–56. https://doi.org/10.21098/jimf.v6i1.1091

Agung, A. P., & Adi, N. (2022). Peningkatan investasi dan hilirisasi nikel di Indonesia: Antara peluang dan tantangan. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, 13(2), 151–168.

Barizi, S., & Triarda, A. (2023). Rantai pasokan global dan nasionalisme sumber daya alam: Studi hilirisasi nikel di Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 27(1), 21–38.

Bowen, G. A. (2009). Document analysis as a qualitative research method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27–40. https://doi.org/10.3316/QRJ0902027

Carter, N., Bryant-Lukosius, D., DiCenso, A., Blythe, J., & Neville, A. J. (2014). The use of triangulation in qualitative research. Oncology Nursing Forum, 41(5), 545–547. https://doi.org/10.1188/14.ONF.545-547

Chandra, R. M. (2024). Nickel price projection using multivariate regression and Monte Carlo simulation. Jurnal Ekonomi dan Keuangan, 12(1), 41–58.

Christwan, C., & Kusnowibowo, A. S. (2024). Legal certainty of Indonesia’s nickel downstream policy due to the European Union’s lawsuit at the WTO. Jurnal Indonesia Sosial Sains, 5(11), 51–63.

Djamhari, H., Harja, Y., & Siregar, M. (2024). Tracking financing footprints: Environmental and social responsibility in Indonesia’s nickel industry. Jurnal Sustainable Finance, 8(1), 15–30.

Fahmi, R., Samsi, H., & Nurdin, H. (2024). Sharia compliance research by Indonesian authors: Based on bibliometric analysis. Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah, 12(2), 203–218.

Fetters, M. D., Curry, L. A., & Creswell, J. W. (2013). Achieving integration in mixed methods designs: Principles and practices. Health Services Research, 48(6pt2), 2134–2156. https://doi.org/10.1111/1475-6773.12117

Ginting, J. I. P. (2022). Proposed business strategy for PT Aneka Tambang Tbk for market development in order to increase export of Ferronickel. International Journal of Current Science Research and Review, 5(6), 1879–1892.

Kurniyanto, I. R., Gultom, D. R. L., & Wusto, M. B. (2024). Does the negotiation process on nickel export between Indonesia and the European Union provide benefits? BIO Web of Conferences, 146, 01017.

Lahadalia, B., Wijaya, C., Dartanto, T., & Subroto, A. (2024). Nickel downstreaming in Indonesia: Reinventing sustainable industrial policy and developmental state in building the EV industry in ASEAN. Journal of ASEAN Studies, 12(1), 1–18.

Marwanto, M., Rumiartha, I. N. P. B., Putri, M., Parsa, I. W., & Yusa, I. G. (2024). Business on nickel downstreaming with China and European Union lawsuits. Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan, 12(2), 245–267.

Moertiono, M., Syahbudi, A., & Nurul, N. (2021). Implementation of good governance business sharia (GGBS) in BUMN. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Syariah, 9(1), 78–95.

Nugraha, A., Madu, L., & Mulyanto, I. H. (2025). Navigating domestic and international pressures: A securitization analysis of Indonesia’s nickel policy. SHS Web of Conferences, 212, 04003.

Page, M. J., McKenzie, J. E., Bossuyt, P. M., Boutron, I., Hoffmann, T. C., Mulrow, C. D., ... & Moher, D. (2021). The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews. BMJ, 372, n71. https://www.bmj.com/content/372/bmj.n71

Pratama, R. D. (2024). The analysis of World Trade Organization panel decision of nickel downstreaming dispute between Indonesia and the European Union. Journal of International Trade Law and Policy, 19(1), 35–50.

Pusnawan, K. (2024). The future of nickel mining industry – Study at PT VALE. International Journal of Current Science Research and Review, 7(1), 302–312.

Putra, A. T., & Samputra, P. L. (2023). Analysis of nickel export restriction and downstream policy in Indonesia. Indonesian Journal of Multidisciplinary Science, 3(3), 45–62.

Safitri, M. R., Kartini, T., & Martaseli, E. (2023). Analysis of the Murabahah contract financing system on People’s Business Credit (KUR) at PT. Bank Syariah Indonesia Kcp. Sukabumi Sudirman. Journal of Management, Economic, and Accounting, 2(2), 93–106.

Setiani, D., Valennia, R. Y., & Hanifah, N. (2024). Nickel export ban policy in Indonesia: A path to sustainable development? Jurnal Kebijakan Energi Nasional, 14(1), 113–129.

Simamora, V., Octavia, I., & Abriandi, A. (2024). A review of Indonesia’s nickel industry from strategic management perspective. International Journal of Research in Commerce and Management Studies, 4(2), 55–70.

Tan, A. L. (2022). Macroeconomic analysis of the Indonesian nickel industry and its downstream strategy. Journal of Development Economics Review, 11(1), 88–103.

Tangkudung, R., & Kaseger, Y. (2024). Hilirisasi nikel sebagai nilai tambah dalam penguatan industri nasional. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 25(1), 73–86.

Takidah, E., & Kassim, S. H. (2022). The shariah compliance of Islamic peer-to-peer (P2P) lending platforms in Southeast Asia. Journal of Islamic Finance, 11(2), 1–14.

Downloads

Published

2025-06-30

How to Cite

Ayuningtyas, R., & Hidayat, W. (2025). STUDI KELAYAKAN BISNIS SYARIAH PADA PT. ANEKA TAMBANG TBK. Cendekia: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Asy-Syukriyyah, 1(1), 36–46. https://doi.org/10.36769/cendekia.v1i1.1154